KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr.Wb
UCAPAN TERIMA KASIH
Penulis ingin
mengakui dirinya tak terhitung jumlahnya berkat Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang, ALLAH SWT yang selalu memberinya semua yang terbaik dari hidup ini dan tidak ada keraguan tentang hal itu. Shalawat dan Salaam kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarganya. Naskah ini disajikan untuk memenuhi salah satu syarat Dalam pembelajaran di sekolah.
Penulis ingin
mengambil kesempatan untuk mengekspresikan rasa terima kasihnya yang mendalam dan tulus untuk berkat berikut kasih banyak kepada guru bahasa Inggris dan semua guru di sekolah.
Selanjutnya kami ingin mengucapkan terima kasih dosen untuk kursus membaca yang selalu memberikan arahan dan bimbingan untuk memfasilitasi penyusunan makalah ini.
Dan untuk teman-teman yang telah memberikan kami semangat dan dorongan agar makalah ini dapat diselesaikan. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan kami mohon kritik dan saran untuk kemajuan yang lebih baik.
Wassamu'alaikum Wr.Wb.
Tangerang, desember 2015
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Anyaman bambu atau kerajinan anyaman dari
bambu merupakan salah satu jenis dari berbagai macam hasta karya yang anda di
Indonesia. Di tambah lagi iklim tropis yang ada di Indonesia sangat mendukung
perkembangan tanaman bambu yang sangat bagus. Sehingga ketersedian bahan baku
untuk membuat anyaman dari bambu sangat melimpah. selain digunakan sebagai
anyaman bambu juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan alat-alat rumah
tangga. Tapi bambu paling banyak dimanfaatkan sebagai anyaman. Anyaman bisa
dibuat dari bahan yang hemat tapi bisa menghasilkan berbagai kerajinan tangan
yang memiliki banyak manfaat dan juga nilai ekonomis yang tinggi.Sudah sejak
zaman dahulu masyarakat Indonesia sudah memanfaatkan bambu sebagai bahan
anyaman. Berbagai barang rumah tangga dibuat dengan anyaman bambu seperti
tampah, kap lampu, piring, loka penyajian makanan, meja, dipan, dan juga topi
caping. Berbagai benda dari anyaman bambu ini ternyata memiliki daya tarik
tersendiri bagi masyarakat. Oleh karena itu tidak heran bila banyak berkembang
usaha rumahan membuat usaha kerajinan tangan dengan memanfaatkan bambu. Contoh
Hasil Kerajinan Anyaman Bambu Hasil anyaman bambu tidak hanya memiliki sekedar
fungsi praktis tetapi juga memiliki fungsi estetis. Dengan kreativitas banyak
tercipta berbagai karya dari anyaman bambu yang telah dibuat oleh masyarakat.
Bentuk yang unik membuat anyaman bambu bisa juga dijadikan anekaragam souvenir
baik sebagai oleh-oleh khas daerah dan juga souvenir pernikahan.Berikut ini
adalah berbagai kerajinan dari anyaman bambu yang memiliki nilai estetika dan
juga nilai jual yang tinggi.Aneka Tempat Tisu dari Anyaman Bambu Ayaman bambu
bisa dibuat berbagai souvenir yang memiliki nilai estetis. Dengan membuat
tempat tisu unik dari anyaman bambu kamu bisa mendapatkan pendapatan tambahan
dengan menjualnyauntuk dijadikan penghias ruangan dengan meletakan di meja
tamu. Berikut ini adalah berbagai model tempat tisu yang terbuat dari anyaman
bambu. Aneka Lampu Hias dari Kerajinan Anyaman Bambu, Anyaman dari bambu bisa dibuat
berbagai lampu hias yang unik dan mempunyai daya pikat tersendiri untuk
dijadikan sebuah aksesoris untuk mempercantik tampilan ruangan kamu. Bila kamu
mendesain ruangan kamar atau ruangan kerja kamu dengan tema tradisional kamu
wajib menambahkan lampu hias dari anyaman bambu ini. Anyaman bambu memang tidak
ada habisnya untuk dibuat berbagai kerajinan tangan yang memiliki nilai guna
dan juga nilai seni yang tinggi. Contoh sederhananya ada pada gambar-gambar
kerajinan dari anyaman bambu dibawah ini.Cara Membuat Anyaman BambuBila kamu
tertarik membuat kerajinan tangan dari bambu mungkin kamu bisa mulai belajar
membuat anyaman bambu yang sederhana. Selain bisa dipakai untuk keperluan
sendiri kamu juga bisa menjual anyaman tersebut dengan harga yang lumayan.
B. Tujuan
1. Untuk Melestarikan
kerajinan tangan yang dahulu pernah ada, tetapi pada zaman sekarang sangat
jarang membuat anyaman dari bambu tersebut, karena pada zaman era globalisasi
sekarang ini para peminat anyaman mulai menurun.
2.
Untuk bisa
mempelajari bagaimana cara membuat anyaman dari bambu.
3. Untuk mengasah
daya ingat dalam menganyam dari bambu, karena dalam menganyam tidak boleh
sembarang menganyam harus ada ketentuannya supaya dalam menganyamnya dapat
membentuk hasil yang bagus.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Bambu
Bambu
merupakan pohon yang termasuk beraneka ragam jenis dan fungsinya, bahkan sebuah
Negeri yang kita cintai ini berhasil di rebut kembali dari Penjajah oleh bambu
runcing, yang di jadikan senjata utama oleh para Pejuang dulu. Waktu demi
waktu, zaman sudah berubah pun dari Era
Tradisional, sampai sekarang yang di di sebut zaman Modern pun, fungsi bambu
masih kita pakai, bahkan semakin meningkat dengan adanya tangan-tangan
terampil, diantaranya tidak sedikit
sebuah cafe yang terkenal, gedung, atau bahkan hotel dan apartemen menggunakan arsitek
bangunannya dari bambu. kami berinisiatif mengangkat sebuah seni yang berasal
dari bahan bambu, yaitu Anyaman, dan kami
yakin seni dari bambu tidak akan silam di telan zaman, bisa saya
buktikan seni music diantaranya yang dari bambu
seperti Angklung, sekarang sudah terkenal sampai Luar Negri. Tidak menutup kemungkinan
seperti yang saya bahas ini yaitu Ayaman bisa seperti Angklung, bahkan lebih
mungkin, sampai terkenal ke Negara tetangga dan bahkan terkenal di seluruh
dunia, di suatu saat nanti itu yang saya harapkan.
Macam-macam
bambu dan fungsinya
-
Bambu Tali
Untuk
membuat berbagai anyaman, bahan bangunan, bahan membuat tangga, bahan pembuatan
tali/pengikat kayu bakar, pagar, sasak, tiang dll
![]() |
-
Bambu Gombong
Bambu
gombong merupakan bambu yang termasuk kelas bambu besar dan panjang ukurannya
di banding dengan bambu yang lain, dan ini fungsinya untuk bangunan, pembuatan
pagar rumah merupakan hal yang bagus karna konstruksi urat bambunya sangat
rapih dan gampang di atur, untuk bahan tiang ini juga sering di pakai karna
selain besar, dia juga kokoh dan tahan cuasa. Untuk bahan keramba ikan, untuk
bahan reng genteng atap rumah, dan uniknya walaupun ukuranya besar tapi enak
kalau di makan di jadikan sayur.
-
Bambu Tamiang
Bambu
tamiang merupakan bambu yang hidupnya mayoritas tidak di pelihara dan banyak di
jumpai di pinggir-pinggir sungai sepanjang pulau jawa. Biasanya para petani
menggunakannya untuk bangunan, bahan saung sawah, dan mayoritas kelebihan bambu
ini suka si buat bahan Tanggungan/ di Bahasa Sunda di sebut istlah
Rancatan/alat untuk memikul. Dan masayrakat menggunakannya di jadikan untuk
sayuran bagi bambu yang masih kecil kira-kira berukuran pendek sekitar
10cm-30cm.
Gambar Bambu Tamiang
-
Bambu Bareg-beg
Bambu ini
merupakan bambu yang panjang ukuran bukunya, kecil, dan hidupnya sama seperti
bambu tamiang di tepi sungai. Fungsi bambu ini karna ukurannya kecil dan
panjang, untuk gantar, untuk senjata sumpit, untuk bahan tempat jemuran baju
kalau di pedesaan, dan para seniman music mereka memanfaatkan untuk bahan
suling dan hiasan yang di buat dari bambu.
Gambar Bambu Bareg-beg
- Bambu Haur Geulis/ Bambu Teumen
Ini
merupakan bambu yang struktur pohonnya kelihatan bagus dan rapih, maka
masyarakat menyebutnya dengan bambu haur geulis, fungsi bambu ini masyarakat
menggunakan untuk bahan pancingan, tangga, gantar, tongkat untuk anak-anak
Pramuka, dan kalau masih kecil masyarakat memanfaatkannya untuk sayuran.
-
Bambu Haur Kuning
Jenis bambu
ini berbeda dengan bambu yang umumnya, karna selain warnanya kuning dia juga
ada hokum mitosnya, konon bambu ini merupakan sebuah senjata yang sangat
ampuh dan pernah di gunakan dulu oleh para pejuang kita, dan pada masyarakat
sekarang ini sebuah senjata yang di gunakan untuk menaklukan orang jahat yang
menggunakan ilmu Rawa Rontek yaitu sebuah ilmu yang bisa
menyambungkan kembali organ yang di potong, atau ilmu yang lain dan biasa di
gunakan oleh orang-orang jahat, bambu inilah senjata ampuh yang bisa menaklukan
hal tersebut. Di era modernisasi sekarang bambu ini di jadikan hiasan halaman,
atau hiasan sebuah kafe, bahkan hiasan sebuah apartemen sekalipun, memang
indah, menarik bentuknya. Di samping ini semua bambu ini merupakan bambu yang
enak di konsumsi, ketika masih kecil.
![]() |
Gambar Bambu Kuning
- Bambu Hitam
Bambu macam ini
merupakan bambu yang popular dan sering kita jumpai di berbagai kesenian, hal
tersebut tidak aneh karena bambu ini merupakan bambu yang indah, dan unik,
mayoritas di pergunakan untuk bermacam-macam seniman, bahan bangunan, bahan
membuat angklung, calung, anyaman pun sering kita lihat sebuah kafe dan
restoran yang menggunakan bangunan tradisional anyaman bilik, tiang dll memakai
bambu hitam yang di ukir sedemikian rupa.
Gambar Bambu Hitam
B. Anyaman
Anyaman
merupakan sebuah tradisi yang sifatnya turun temurun, dan juga merupakan sebuah
hobi, atau sebuah kerjaan sampingan, bahkan sampai pekerjaan pokok untuk
menghidupi anak istri. Akan tetapi waktu demi waktu anyaman semakin meningkat
permintaanya di pasaran. Sampai harganya pun lebih mahal di banding dengan
produk bahan bangunan yang termasuk bahan bangunan modern. Kenapa? Karena di
samping pembuatanya secara
manual, tahan produknya pun bisa puluhan tahun.
Macam-macam Ayaman
a. Anyaman
Tunggal
Ayaman
tunggal yaitu ayaman yang dibuat secara
tungal/satu-satu di anyamnya. Ayaman ini bisa di gunakan untuk membuat
kerajinan:
-
Saringan
-
Tampan/Cetakan pembuatan Tahu
-
Cerangka dll
b. Anyaman bilik
Ayaman bilik
yaitu: anyaman yang di buat/disilang secara berurutan dengan
melewati/menganyamnya dua-dua. Ayaman ini bisa di gunakan untuk membuat
-
Bilik
-
Nyiru/tampan alat napi beras dan padi
-
Kombinasi di anyaman kerajinan yang lain.
c. Anyaman
terateai
Anyaman
teratei yaitu sebuah anyaman yang sangat
unik dan indah, berfungsi untuk membuat bilik bangunan/gubuk dengan harapan
hanya sekedar sebuah seni bangunan.
d. Ayaman Bunga Cengkih dll
d. Ayaman Bunga Cengkih dll
Jenis ayaman
ini bisa kita jumpai di beberapa anyaman seperti kipas, tolok/kecempeh,
bakatul/sangku, dll
Alat dan
Bahan anyaman dari bambu:
1. Bahan-bahan
Ø Bambu
Ø Kayu
Ø Tali rotan
Ø Tali dari plastic
2. Alat
Ø gergaji
Ø Golok
Ø Pisau Raut
Ø Jara/Paku
C. Cara Pengambilan
bambu
1.
Pertama-tama kita hati-hati, waspada, penuh
pertimbangan, dan tanggungjawab.
2. Pastikan kita
memilih bambu yang muda dan tidak terlalu tua
3. Tidak semua bambu
bisa kita pakai untuk membuat anyaman, karna jenis bambu sangat banyak dan
fungsinya pun berbeda-beda, di sini yang kita pilih untuk anyaman
adalah Bambu Tali.
4. Cari bambu yang
ujung dan rantingnya tidak menyatu dengan bambu lain, karna untuk memudahkan
kita nanti menarik pohonnya.
5. Bersihkanlah
ranting-ranting yang sekiranya menghalangi langkah kita karna di kebun bambu
biasanya di pakai sarang ular.
6. Perhatikan buku
bambu harus panjang ukuran dagingnya sekitar 40-50 cm, hal ini membantu kita
mempermudah mengolah bambu dan dalam menganyamnya nanti.
7. Sesudah di
pastikan bambu pas umur dan panjangnya buat di jadikan kipas sebelum kita
tebang.
8. Ketika kita
menebang harus memperhatikan arah pohonnya dan dari dagu pohon bambu itulah
kita di sarankan memulai pemotongannya, agar bambu bisa jatuh mengarah kepada
arah condongnya. Jangan coba-coba sampai memotong dari arah pundak/arah atas
badan bambu. Karna memang pundak bambu sepintas enak dan nyaman di potongnya
tapi kalau kita potong pundaknya akan langsung membelah dan mengarah wajah
kita, peristiwa ini sering terjadi karna akan kurangnya ke waspadaan kita,
akibatnya wajah kita yang jadi sasaran bambu. Maka dari itu di sarankan
hati-hati dan waspadalah ketika menebang bambu.
9. Sesudah pohon
bambu jatuh, kita membersihkan rantingnya, sampai ke ujung yang sekiranya tidak
terpakai.
10. Bagian yang kita
ambil untuk membuat anyaman adalah bagian tengahnya, karna dari bagian itulah
yang paling bagus dan cocok untuk membuat anyaman, tapi kalau kita mengambil
bagian pohon bambu yang puhunya kita pasti kesulitan karna di bagian itu sangat
keras dan biasanya pendek ukuran bukunya.
D. Pengolahan bambu
1.
Bambu yang sudah di tebang kita potong perbuku
dengan menggunakan regaji supaya rapih hasilnya, dan usahakan jangan dengan
bukunya kita ambil dagingnya saja.
2. Setelah di
potong kita bersihka hinis/kulit yang bisa melukai kulit kita
3. Usahakan
pengerikan kulit tadi sama rata dan rapih
4. Setelah beres
perngerikan baru kita memulai pembelahan dan pengirisan, kita sesuaikan saja
dengan besar kecilnya bulatan bambu
5. Setelah
pengirisan lalu kita keringkan bisa dengan sinar matahari atau kita bisa dengan
cara di ganggang di atas tumpu
6. Sesudah kira-kira
kering rata kita sebit dengan menggunakan pisau raut/pisau lain asalkan tajam,
dan di usahakan pisaunya tipis tapi keras. Dari sinilah kita di tuntut harus
hati-hati karna banyak yang gagal dan urat bambu biasanya susah di sebit kalau
kita belum biasa
7. Kita sebit dengan
ukuran tipis agar kipasnya lenrut dan mudah untuk di anyamnya
8. Kemudian kita
lihat apakah masih perlu pengeringan atau tidak, caranya kita coba
raut/bersihkan bulu-bulu pori-pori daging bambu, kalau kelihatan sudah kering
maka kita teruskan saja raut, tapi kalau bulunya masih mengembag dan susah di
bersihkannya itu berarti masih perlu pengeringan.
9. Perautan. Dalam
perautan/perapihan terakhir ini kita memerlukan sekil yang harus hati-hati
karna sama seperti pengirisan tadi pasti banyak yag terbuang karna selain
bamboo sudah kering, dan tipis maka pasti sering kita terpotongnya,
10. Dalam proses
perauta kita menggunakan tangan atau paha kita.
11. Gunakan kain di
tangan dan paha kita agar tidak terkena irisan/terusuk oleh pori-pori
bamboo.
12. Bahan anyaman
kita ikat agar tidak berantakan
13. Setelah beres
peralatan kita menuju ke anyaman
E. Berikut ini adalah
langkah-langkah membuat anyaman dari bambu:
*.Langkah pertama untuk membuat anyaman dari bambu tentu kamu harus
menyiapkan bahan utamanya yaitu bambu. Pilihlah bambu yang sudah matang tapi
jangan pilih bambu yang terlalu tua, karena akan susah dibentuk menjadi
kerajinan tangan. Sedangkan bila kamu menggunakan bambu yang masih muda akan
susah juga karena masih banyak memiliki serat bamb yang tajam.
*.Selanjutnya ketika memilih bambu yang akan ditebang perhatikanlah
ruas bambu.Pilihlah bambu yang memiliki ruas yang saling sejajar.
*.Setelah bahan baku bambu tersedia persiapkanlah alat-alat yang akan digunakan
untuk membuat anyaman dari bambu seperti gergaji, pisau surut, paku ukuran
kecil dan juga parang.Setealah semua bahan dan alat tersedia semua saatnya
untuk memulai membuat anyaman bambu ini. Sebagai langkah awal dalam belajar
membuat anyaman, kamu bisa membuat kerajinan tangan sederhanan seperti kipas,
dan juga bilik anyaman.
*.Untuk membuat anyaman kita harus membelah bambu secara singkron
dengan buku-bukunya. pangkas dengan rapi menggunakan parang atau bisa juga
menggunakan gergaji.
*.setelah bambu terpotong rapi, keringkan bambu di bawah sinar
matahari secara langsung. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan kandungan air
yang ada pada bambu. Jemur beberapa hari sampai bambu benar-benar kering.
*.Setelah bambu sudah kering dan sudah tidak mengandung air lagi,
belah bambu menjadi 2. Belahlah bambu secara vertikal sehingga kamu bisa
mendapatkan lekukan bambu yang konkaf.
*.raut potongan bambu memakai pisau yang tipis dan tajam, lalu rautlah
bambu dengan menjadi beberapa potongan tipisdengan hati-hati. Jangan sampai
rautan bambu terlepas di tengah jalan.
*.jika semua sudah siap langkah selanjutnya adalah menganyam. Kunci
dari membuat anyaman adalah memiliki ketrampilan dasar dalam menganyam bambu.
Selain itu kamu harus memiliki ketekunan serta keuletan dalam membuat anyaman
bambu ini.
*.Selanjutnya kita masuk pada proses menganyam bambu. Siapkan dua
helai potongan bambu, satu bambu menghadap ke daging, yang satunya lagi
menghadap ke kulit.
*.Setelah itu siapkan sumbu anyaman berupa satu helai potongan bambu
yang panjang. Sumbu satunya baiknya menggunakan ukuran zig-zag, hal ini
bertujuan untuk mempermudah dalam menganyam bambu lebih mudah untuk dibalik.
*.Buatlah sebuah sudut anyaman dengan cara menyilangkan kembali
anyaman loka sebaliknya. Setelah itu lipat irisan bambu agar sejajar dengan
bagian sumbu bagian tengah.
*.Untuk hitungan pada anyaman sebaiknyamenggunakan hitungan satu tiga
satu. Hitungan anyaman ini yang paling sederhana dalam membuat sebuah anyaman.
BAB III
PENUTUP
Demikianlah
makalah yang kami buat semoga bermanfaat bagi orang yang membacanya dan
menambah wawasan bagi orang yang membaca makalah ini. Dan penulis mohon maaf
apabila ada kesalahan dalam penulisan kata dan kalimat yang tidak jelas,
mengerti, dan lugas mohon jangan dimasukan ke dalam hati.
Dan
kami juga sangat mengharapkan yang membaca makalah ini akan bertambah
motivasinya dan mengapai cita-cita yang di inginkan, karena saya membuat
makalah ini mempunyai arti penting yang sangat mendalam.
Sekian
penutup dari kami semoga berkenan di hati dan kami ucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya.
DAFTAR PUSTAKA
1.
http://sarungpreneur.com/berbagai-kerajinan-ayaman-bambu-yang-perlu-kamu-tahu/








