Rabu, 09 Desember 2015

seni kerajinan tangan



KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr.Wb

UCAPAN TERIMA KASIH


Penulis ingin mengakui dirinya tak terhitung jumlahnya berkat Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang, ALLAH SWT yang selalu memberinya semua yang terbaik dari hidup ini dan tidak ada keraguan tentang hal itu. Shalawat dan Salaam kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarganya. Naskah ini disajikan untuk memenuhi salah satu syarat Dalam pembelajaran di sekolah.
Penulis ingin mengambil kesempatan untuk mengekspresikan rasa terima kasihnya yang mendalam dan tulus untuk berkat berikut kasih banyak kepada guru bahasa Inggris dan semua guru di sekolah.
Selanjutnya kami ingin mengucapkan terima kasih dosen untuk kursus membaca yang selalu memberikan arahan dan bimbingan untuk memfasilitasi penyusunan makalah ini.
Dan untuk teman-teman yang telah memberikan kami semangat dan dorongan agar makalah ini dapat diselesaikan. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan kami mohon kritik dan saran untuk kemajuan yang lebih baik.

Wassamu'alaikum Wr.Wb.

Tangerang, desember 2015

     
 
                                                                                                                                                                                                      Penulis














BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
Anyaman bambu atau kerajinan anyaman dari bambu merupakan salah satu jenis dari berbagai macam hasta karya yang anda di Indonesia. Di tambah lagi iklim tropis yang ada di Indonesia sangat mendukung perkembangan tanaman bambu yang sangat bagus. Sehingga ketersedian bahan baku untuk membuat anyaman dari bambu sangat melimpah. selain digunakan sebagai anyaman bambu juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan alat-alat rumah tangga. Tapi bambu paling banyak dimanfaatkan sebagai anyaman. Anyaman bisa dibuat dari bahan yang hemat tapi bisa menghasilkan berbagai kerajinan tangan yang memiliki banyak manfaat dan juga nilai ekonomis yang tinggi.Sudah sejak zaman dahulu masyarakat Indonesia sudah memanfaatkan bambu sebagai bahan anyaman. Berbagai barang rumah tangga dibuat dengan anyaman bambu seperti tampah, kap lampu, piring, loka penyajian makanan, meja, dipan, dan juga topi caping. Berbagai benda dari anyaman bambu ini ternyata memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Oleh karena itu tidak heran bila banyak berkembang usaha rumahan membuat usaha kerajinan tangan dengan memanfaatkan bambu. Contoh Hasil Kerajinan Anyaman Bambu Hasil anyaman bambu tidak hanya memiliki sekedar fungsi praktis tetapi juga memiliki fungsi estetis. Dengan kreativitas banyak tercipta berbagai karya dari anyaman bambu yang telah dibuat oleh masyarakat. Bentuk yang unik membuat anyaman bambu bisa juga dijadikan anekaragam souvenir baik sebagai oleh-oleh khas daerah dan juga souvenir pernikahan.Berikut ini adalah berbagai kerajinan dari anyaman bambu yang memiliki nilai estetika dan juga nilai jual yang tinggi.Aneka Tempat Tisu dari Anyaman Bambu Ayaman bambu bisa dibuat berbagai souvenir yang memiliki nilai estetis. Dengan membuat tempat tisu unik dari anyaman bambu kamu bisa mendapatkan pendapatan tambahan dengan menjualnyauntuk dijadikan penghias ruangan dengan meletakan di meja tamu. Berikut ini adalah berbagai model tempat tisu yang terbuat dari anyaman bambu. Aneka Lampu Hias dari Kerajinan Anyaman Bambu, Anyaman dari bambu bisa dibuat berbagai lampu hias yang unik dan mempunyai daya pikat tersendiri untuk dijadikan sebuah aksesoris untuk mempercantik tampilan ruangan kamu. Bila kamu mendesain ruangan kamar atau ruangan kerja kamu dengan tema tradisional kamu wajib menambahkan lampu hias dari anyaman bambu ini. Anyaman bambu memang tidak ada habisnya untuk dibuat berbagai kerajinan tangan yang memiliki nilai guna dan juga nilai seni yang tinggi. Contoh sederhananya ada pada gambar-gambar kerajinan dari anyaman bambu dibawah ini.Cara Membuat Anyaman BambuBila kamu tertarik membuat kerajinan tangan dari bambu mungkin kamu bisa mulai belajar membuat anyaman bambu yang sederhana. Selain bisa dipakai untuk keperluan sendiri kamu juga bisa menjual anyaman tersebut dengan harga yang lumayan.

B. Tujuan
1.        Untuk Melestarikan kerajinan tangan yang dahulu pernah ada, tetapi pada zaman sekarang sangat jarang membuat anyaman dari bambu tersebut, karena pada zaman era globalisasi sekarang ini para peminat anyaman mulai menurun.
2.       Untuk bisa mempelajari bagaimana cara membuat anyaman dari bambu.
3.   Untuk mengasah daya ingat dalam menganyam dari bambu, karena dalam menganyam tidak boleh sembarang menganyam harus ada ketentuannya supaya dalam menganyamnya dapat membentuk hasil yang bagus.























BAB  II
PEMBAHASAN

A.  Bambu
Bambu merupakan pohon yang termasuk beraneka ragam jenis dan fungsinya, bahkan sebuah Negeri yang kita cintai ini berhasil di rebut kembali dari Penjajah oleh bambu runcing, yang di jadikan senjata utama oleh para Pejuang dulu. Waktu demi waktu, zaman  sudah berubah pun dari Era Tradisional, sampai sekarang yang di di sebut zaman Modern pun, fungsi bambu masih kita pakai, bahkan semakin meningkat dengan adanya tangan-tangan terampil, diantaranya  tidak sedikit sebuah cafe yang terkenal, gedung, atau bahkan hotel dan apartemen menggunakan arsitek bangunannya dari bambu. kami berinisiatif mengangkat sebuah seni yang berasal dari bahan bambu, yaitu Anyaman, dan kami  yakin seni dari bambu tidak akan silam di telan zaman, bisa saya buktikan seni music diantaranya yang dari bambu  seperti Angklung, sekarang sudah terkenal sampai  Luar Negri. Tidak  menutup kemungkinan seperti yang saya bahas ini yaitu Ayaman bisa seperti Angklung, bahkan lebih mungkin, sampai terkenal ke Negara tetangga dan bahkan terkenal di seluruh dunia, di suatu saat nanti itu yang saya harapkan.

Macam-macam bambu dan fungsinya
-          Bambu Tali
Untuk membuat berbagai anyaman, bahan bangunan, bahan membuat tangga, bahan pembuatan tali/pengikat kayu bakar, pagar, sasak, tiang dll
 










                                                                           Gambar Bambu Tali


-          Bambu Gombong
Bambu gombong merupakan bambu yang termasuk kelas bambu besar dan panjang ukurannya di banding dengan bambu yang lain, dan ini fungsinya untuk bangunan, pembuatan pagar rumah merupakan hal yang bagus karna konstruksi urat bambunya sangat rapih dan gampang di atur, untuk bahan tiang ini juga sering di pakai karna selain besar, dia juga kokoh dan tahan cuasa. Untuk bahan keramba ikan, untuk bahan reng genteng atap rumah, dan uniknya walaupun ukuranya besar tapi enak kalau di makan di jadikan sayur.




-          Bambu Tamiang
Bambu tamiang merupakan bambu yang hidupnya mayoritas tidak di pelihara dan banyak di jumpai di pinggir-pinggir sungai sepanjang pulau jawa. Biasanya para petani menggunakannya untuk bangunan, bahan saung sawah, dan mayoritas kelebihan bambu ini suka si buat bahan Tanggungan/ di Bahasa Sunda di sebut istlah Rancatan/alat untuk memikul. Dan masayrakat menggunakannya di jadikan untuk sayuran bagi bambu yang masih kecil kira-kira berukuran pendek sekitar 10cm-30cm.
 Gambar Bambu Tamiang

-          Bambu Bareg-beg
Bambu ini merupakan bambu yang panjang ukuran bukunya, kecil, dan hidupnya sama seperti bambu tamiang di tepi sungai. Fungsi bambu ini karna ukurannya kecil dan panjang, untuk gantar, untuk senjata sumpit, untuk bahan tempat jemuran baju kalau di pedesaan, dan para seniman music mereka memanfaatkan untuk bahan suling dan hiasan yang di buat dari bambu.
Gambar Bambu Bareg-beg

-          Bambu Haur Geulis/ Bambu Teumen
Ini merupakan bambu yang struktur pohonnya kelihatan bagus dan rapih, maka masyarakat menyebutnya dengan bambu haur geulis, fungsi bambu ini masyarakat menggunakan untuk bahan pancingan, tangga, gantar, tongkat untuk anak-anak Pramuka, dan kalau masih kecil masyarakat memanfaatkannya untuk sayuran.
 
 




-          Bambu Haur Kuning
Jenis bambu ini berbeda dengan bambu yang umumnya, karna selain warnanya kuning dia juga ada hokum mitosnya, konon bambu ini merupakan sebuah senjata yang sangat ampuh dan pernah di gunakan dulu oleh para pejuang kita, dan pada masyarakat sekarang ini sebuah senjata yang di gunakan untuk menaklukan orang jahat yang menggunakan ilmu Rawa Rontek yaitu sebuah ilmu yang bisa menyambungkan kembali organ yang di potong, atau ilmu yang lain dan biasa di gunakan oleh orang-orang jahat, bambu inilah senjata ampuh yang bisa menaklukan hal tersebut. Di era modernisasi sekarang bambu ini di jadikan hiasan halaman, atau hiasan sebuah kafe, bahkan hiasan sebuah apartemen sekalipun, memang indah, menarik bentuknya. Di samping ini semua bambu ini merupakan bambu yang enak di konsumsi, ketika masih kecil.
 








                                                                                                               Gambar Bambu Kuning



-          Bambu Hitam
Bambu macam ini merupakan bambu yang popular dan sering kita jumpai di berbagai kesenian, hal tersebut tidak aneh karena bambu ini merupakan bambu yang indah, dan unik, mayoritas di pergunakan untuk bermacam-macam seniman, bahan bangunan, bahan membuat angklung, calung, anyaman pun sering kita lihat sebuah kafe dan restoran yang menggunakan bangunan tradisional anyaman bilik, tiang dll memakai bambu hitam yang di ukir sedemikian rupa.
  Gambar Bambu Hitam


B.  Anyaman
Anyaman merupakan sebuah tradisi yang sifatnya turun temurun, dan juga merupakan sebuah hobi, atau sebuah kerjaan sampingan, bahkan sampai pekerjaan pokok untuk menghidupi anak istri. Akan tetapi waktu demi waktu anyaman semakin meningkat permintaanya di pasaran. Sampai harganya pun lebih mahal di banding dengan produk bahan bangunan yang termasuk bahan bangunan modern. Kenapa? Karena di samping  pembuatanya  secara  manual, tahan produknya pun bisa puluhan tahun.
Macam-macam Ayaman

 a.     Anyaman Tunggal
Ayaman tunggal  yaitu ayaman yang dibuat secara tungal/satu-satu di anyamnya. Ayaman ini bisa di gunakan untuk membuat kerajinan:
-          Saringan
-          Tampan/Cetakan pembuatan Tahu
-          Cerangka dll
 




b.      Anyaman bilik
Ayaman bilik yaitu: anyaman yang di buat/disilang secara berurutan dengan melewati/menganyamnya dua-dua. Ayaman ini bisa di gunakan untuk membuat
-          Bilik
-          Nyiru/tampan alat napi beras dan padi
-          Kombinasi di anyaman kerajinan yang lain.

  c.       Anyaman terateai
Anyaman teratei  yaitu sebuah anyaman yang sangat unik dan indah, berfungsi untuk membuat bilik bangunan/gubuk dengan harapan hanya sekedar sebuah seni bangunan.

d.      Ayaman Bunga Cengkih dll
Jenis ayaman ini bisa kita jumpai di beberapa anyaman seperti kipas, tolok/kecempeh, bakatul/sangku, dll
 




Alat dan Bahan anyaman dari bambu:
1.  Bahan-bahan 
Ø Bambu
Ø Kayu
Ø Tali rotan
Ø Tali dari plastic

2.  Alat
Ø gergaji
Ø Golok
Ø Pisau Raut
Ø Jara/Paku
C.  Cara  Pengambilan bambu
1.         Pertama-tama kita hati-hati, waspada, penuh pertimbangan, dan tanggungjawab.
2.       Pastikan kita memilih bambu yang muda dan tidak terlalu tua
3.       Tidak semua bambu bisa kita pakai untuk membuat anyaman, karna jenis bambu sangat banyak dan fungsinya pun berbeda-beda, di sini yang kita pilih untuk anyaman adalah Bambu Tali.
4.       Cari bambu yang ujung dan rantingnya tidak menyatu dengan bambu lain, karna untuk memudahkan kita nanti menarik pohonnya.
5.       Bersihkanlah ranting-ranting yang sekiranya menghalangi langkah kita karna di kebun bambu biasanya di pakai sarang ular.
6.       Perhatikan buku bambu harus panjang ukuran dagingnya sekitar 40-50 cm, hal ini membantu kita mempermudah mengolah bambu dan dalam menganyamnya nanti.
7.       Sesudah di pastikan bambu pas umur dan panjangnya buat di jadikan kipas sebelum kita tebang.
8.       Ketika kita menebang harus memperhatikan arah pohonnya dan dari dagu pohon bambu itulah kita di sarankan memulai pemotongannya, agar bambu bisa jatuh mengarah kepada arah condongnya. Jangan coba-coba sampai memotong dari arah pundak/arah atas badan bambu. Karna memang pundak bambu sepintas enak dan nyaman di potongnya tapi kalau kita potong pundaknya akan langsung membelah dan mengarah wajah kita, peristiwa ini sering terjadi karna akan kurangnya ke waspadaan kita, akibatnya wajah kita yang jadi sasaran bambu. Maka dari itu di sarankan hati-hati dan waspadalah ketika menebang bambu.
9.       Sesudah pohon bambu jatuh, kita membersihkan rantingnya, sampai ke ujung yang sekiranya tidak terpakai.
10.     Bagian yang kita ambil untuk membuat anyaman adalah bagian tengahnya, karna dari bagian itulah yang paling bagus dan cocok untuk membuat anyaman, tapi kalau kita mengambil bagian pohon bambu yang puhunya kita pasti kesulitan karna di bagian itu sangat keras dan biasanya pendek ukuran bukunya.

D.  Pengolahan bambu
1.         Bambu yang sudah di tebang kita potong perbuku dengan menggunakan regaji supaya rapih hasilnya, dan usahakan jangan dengan bukunya kita ambil dagingnya saja.
2.       Setelah  di potong kita bersihka hinis/kulit yang bisa melukai kulit kita
3.       Usahakan pengerikan kulit tadi sama rata dan rapih
4.       Setelah beres perngerikan baru kita memulai pembelahan dan pengirisan, kita sesuaikan saja dengan besar kecilnya bulatan bambu
5.       Setelah pengirisan lalu kita keringkan bisa dengan sinar matahari atau kita bisa dengan cara di ganggang di atas tumpu
6.       Sesudah kira-kira kering rata kita sebit dengan menggunakan pisau raut/pisau lain asalkan tajam, dan di usahakan pisaunya tipis tapi keras. Dari sinilah kita di tuntut harus hati-hati karna banyak yang gagal dan urat bambu biasanya susah di sebit kalau kita belum biasa
7.       Kita sebit dengan ukuran tipis agar kipasnya lenrut dan mudah untuk di anyamnya
8.       Kemudian kita lihat apakah masih perlu pengeringan atau tidak, caranya kita coba raut/bersihkan bulu-bulu pori-pori daging bambu, kalau kelihatan sudah kering maka kita teruskan saja raut, tapi kalau bulunya masih mengembag dan susah di bersihkannya itu berarti masih perlu pengeringan.
9.       Perautan. Dalam perautan/perapihan terakhir ini kita memerlukan sekil yang harus hati-hati karna sama seperti pengirisan tadi pasti banyak yag terbuang karna selain bamboo sudah kering, dan tipis maka pasti sering kita terpotongnya,
10.     Dalam proses perauta kita menggunakan tangan atau paha kita.
11.       Gunakan kain di tangan dan paha  kita agar tidak terkena irisan/terusuk oleh pori-pori bamboo.
12.     Bahan anyaman kita ikat agar tidak berantakan
13.     Setelah beres peralatan kita menuju ke anyaman
E.  Berikut ini adalah langkah-langkah membuat anyaman dari bambu:
*.Langkah pertama untuk membuat anyaman dari bambu tentu kamu harus menyiapkan bahan utamanya yaitu bambu. Pilihlah bambu yang sudah matang tapi jangan pilih bambu yang terlalu tua, karena akan susah dibentuk menjadi kerajinan tangan. Sedangkan bila kamu menggunakan bambu yang masih muda akan susah juga karena masih banyak memiliki serat bamb yang tajam.
*.Selanjutnya ketika memilih bambu yang akan ditebang perhatikanlah ruas bambu.Pilihlah bambu yang memiliki ruas yang saling sejajar.

*.Setelah bahan baku bambu tersedia persiapkanlah alat-alat yang akan digunakan untuk membuat anyaman dari bambu seperti gergaji, pisau surut, paku ukuran kecil dan juga parang.Setealah semua bahan dan alat tersedia semua saatnya untuk memulai membuat anyaman bambu ini. Sebagai langkah awal dalam belajar membuat anyaman, kamu bisa membuat kerajinan tangan sederhanan seperti kipas, dan juga bilik anyaman.

*.Untuk membuat anyaman kita harus membelah bambu secara singkron dengan buku-bukunya. pangkas dengan rapi menggunakan parang atau bisa juga menggunakan gergaji.

*.setelah bambu terpotong rapi, keringkan bambu di bawah sinar matahari secara langsung. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan kandungan air yang ada pada bambu. Jemur beberapa hari sampai bambu benar-benar kering.

*.Setelah bambu sudah kering dan sudah tidak mengandung air lagi, belah bambu menjadi 2. Belahlah bambu secara vertikal sehingga kamu bisa mendapatkan lekukan bambu yang konkaf.

*.raut potongan bambu memakai pisau yang tipis dan tajam, lalu rautlah bambu dengan menjadi beberapa potongan tipisdengan hati-hati. Jangan sampai rautan bambu terlepas di tengah jalan.

*.jika semua sudah siap langkah selanjutnya adalah menganyam. Kunci dari membuat anyaman adalah memiliki ketrampilan dasar dalam menganyam bambu. Selain itu kamu harus memiliki ketekunan serta keuletan dalam membuat anyaman bambu ini.

*.Selanjutnya kita masuk pada proses menganyam bambu. Siapkan dua helai potongan bambu, satu bambu menghadap ke daging, yang satunya lagi menghadap ke kulit.

*.Setelah itu siapkan sumbu anyaman berupa satu helai potongan bambu yang panjang. Sumbu satunya baiknya menggunakan ukuran zig-zag, hal ini bertujuan untuk mempermudah dalam menganyam bambu lebih mudah untuk dibalik.

*.Buatlah sebuah sudut anyaman dengan cara menyilangkan kembali anyaman loka sebaliknya. Setelah itu lipat irisan bambu agar sejajar dengan bagian sumbu bagian tengah.

*.Untuk hitungan pada anyaman sebaiknyamenggunakan hitungan satu tiga satu. Hitungan anyaman ini yang paling sederhana dalam membuat sebuah anyaman.


















BAB III
PENUTUP

Demikianlah makalah yang kami buat semoga bermanfaat bagi orang yang membacanya dan menambah wawasan bagi orang yang membaca makalah ini. Dan penulis mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan kata dan kalimat yang tidak jelas, mengerti, dan lugas mohon jangan dimasukan ke dalam hati.

Dan kami juga sangat mengharapkan yang membaca makalah ini akan bertambah motivasinya dan mengapai cita-cita yang di inginkan, karena saya membuat makalah ini mempunyai arti penting yang sangat mendalam.

Sekian penutup dari kami semoga berkenan di hati dan kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.





















DAFTAR PUSTAKA


1.         http://sarungpreneur.com/berbagai-kerajinan-ayaman-bambu-yang-perlu-kamu-tahu/